Malang, 7 Oktober 2025 – Program Studi S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang (UM), menyelenggarakan kegiatan “Workshop Implementasi Deep Learning dalam Pembelajaran IPS” pada Selasa, 7 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Seminar Room GKB A20 Lantai 2 Universitas Negeri Malang mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.

Workshop ini menghadirkan Ibu Neni Wahyuningtyas, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber utama dengan materi bertajuk “All About Deep Learning”. Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru IPS yang tergabung dalam MGMP IPS MTs Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang.

Dalam sambutannya, Dr. Cinde Ririh Windayu, S.E., M.M., selaku Koordinator Program Studi S1 Pendidikan IPS, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata Prodi dalam mengimplementasikan paradigma pembelajaran abad ke-21 yang berorientasi pada higher-order thinking skills (HOTS) dan lifelong learning.

Selain sesi penyampaian materi, kegiatan ini juga menjadi momentum penting melalui penandatanganan Implementation of Agreement (IA) antara Program Studi S1 Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang dengan MGMP IPS MTs Kemenag Kota Malang. Penandatanganan ini menandai sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan praktisi pendidikan menengah dalam memperkuat kualitas pembelajaran IPS di sekolah.

Dalam pemaparannya, Ibu Neni Wahyuningtyas menjelaskan bahwa deep learning bukan sekadar metode, melainkan sebuah filosofi belajar mendalam yang menuntut siswa memahami makna di balik pengetahuan, menghubungkannya dengan realitas sosial, serta membangun refleksi kritis terhadap isu-isu global dan lokal.

Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan ke-4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Melalui penguatan kapasitas guru dalam mengimplementasikan deep learning, kegiatan ini berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran yang inklusif, merata, dan berorientasi pada pembangunan manusia berkelanjutan.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan guru-guru IPS mampu menerapkan pendekatan deep learning dalam praktik pembelajaran di kelas, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep sosial secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata sebagai warga global yang kritis dan beretika.

Need Help? Chat via Whatsapp